Radenroro Aquene Kosalya Wijaya: Buktikan Mampu Bersaing di Kancah Internasional, Santri Thursina IIBS Diterima di ZUST
Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) kembali menorehkan prestasi gemilang! Salah satu santrinya, Radenroro Aquene Kosalya Wijaya, sukses mengamankan kursi di Zhejiang University of Science and Technology (ZUST), China, dengan beasiswa penuh di jurusan Digital Media and Technology. Tak hanya sekadar diterima, Aquene akan menempuh program pengajaran berbahasa Inggris di salah satu kampus bergengsi di negeri Tirai Bambu tersebut.
Keberhasilan ini bukan semata-mata keberuntungan, tetapi hasil dari mimpi besar, kerja keras, dan tekad pantang menyerah. Inspirasi untuk kuliah di luar negeri mulai tumbuh sejak Aquene mengikuti Higher Education Networking (HAN) di Thursina IIBS, yang menghadirkan perwakilan dari berbagai universitas internasional, termasuk dari Belanda. Momen itu menjadi titik balik yang membulatkan tekadnya untuk mencari peluang pendidikan di luar negeri.
"China telah berkembang pesat dibanding banyak negara lain. Setiap harinya selalu ada inovasi baru. Saya yakin, dengan menempuh pendidikan di sana, saya akan mendapatkan wawasan global, pengalaman berharga, dan keahlian yang bisa saya manfaatkan di masa depan," ujar Aquene dengan penuh keyakinan.
Perjalanan Aquene dalam meraih impian ini tentu tidak mudah. Selain membangun rekam jejak akademik yang kuat, ia juga terlibat aktif dalam berbagai organisasi di Thursina IIBS. Ia pernah menjadi anggota TSA divisi Language, kemudian naik ke posisi Koordinator Public Relations, serta menjabat sebagai Wakil Presiden Arabic Language Club.
Tak hanya itu, Aquene juga menimba pengalaman profesional dengan magang di Super 8mm Studio, tempat ia memperdalam keterampilan post-production. Semua pencapaian ini menjadi modal penting dalam menulis motivation letter, salah satu tantangan terbesar dalam proses beasiswa.
"Menulis motivation letter adalah bagian yang paling krusial. Saya mengumpulkan semua pengalaman yang telah saya jalani, melakukan banyak revisi, dan meminta masukan dari berbagai pihak agar hasilnya sempurna," ungkapnya.
Kesuksesan ini juga tak lepas dari dukungan penuh Thursina IIBS. Dengan bimbingan dari Thursina International Office, Aquene mendapatkan arahan terkait peluang beasiswa dan persiapan akademik. Fasilitas unggulan seperti akses internet, dokumen akademik, serta mentoring intensif turut memperlancar proses seleksi hingga akhirnya ia berhasil diterima.
Kini, Aquene siap menghadapi tantangan baru di ZUST. Ia berharap ilmu yang ia peroleh dalam bidang graphic design, photography, videography, serta 2D dan 3D animation dapat memberikan manfaat besar di era digital yang terus berkembang.
"Saya ingin ilmu yang saya pelajari bisa berdampak luas, baik bagi diri saya sendiri maupun untuk masyarakat di sekitar saya," tutupnya penuh semangat.
Perjalanan ini adalah bukti bahwa dengan visi besar, usaha keras, dan doa, santri Thursina mampu bersaing dan berprestasi di panggung internasional. Selamat untuk Aquene! Semoga menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk berani bermimpi dan mewujudkannya. (sls/lil)